“Telah diceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah diceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Abi Zinad dari al-A’raj dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari satu riwayat, ia berkata : “Apabila salah seorang diantara kalian berpuasa sehari penuh, maka janganlah ia berkata kotor dan jangan berbuat kejahilan, maka apabila ada seseorang yang akan mencacinya atau menghardiknya, maka katakanlah : “Aku sedang puasa…, aku sedang puasa…” [ HR. Muslim ].

Sahur

Sahur merupakan berkah yang sangat jelas, karena ia merupakan bentuk mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sekaligus memperkuat diri dalam menjalankan puasa, menambah semangat untuk menjalankan puasa dan terus menambahnya karena ia terasa ringan. Selain itu, sahur merupakan pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa ahlul kitab, karena mereka puasa tanpa sahur.
Menjaga Lisan Bagi Orang Yang Berpuasa

Ibnu Juraij mengatakan, aku berkata kepada Atha’ : “Aku menyampaikan kepadamu bahwa jika seseorang itu diajak untuk makan, hendaklah ia mengatakan “Aku sedang puasa?”, ia berkata : “Kami mendengar Abu Hurairah mengatakan, “Apabila kamu lagi puasa, maka janganlah kamu mencaci orang dan melakukan hal buruk pada orang lain, karena…
Categories: FIQIH NAZILAH
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: