Qoul=2

1] “Seandainya aku mengetahui bahwa ada diantara amalanku yang diterima oleh Allah meskipun hanya sebesar biji sawi, maka itu lebih aku cintai daripada dunia dan seisinya, karena Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman, ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa.” (al-Maaidah : 27)_(Fudhalah bin ‘Ubaid)

———————————————————————

2] “Aku menangis bukan karena takut mati atau karena kecintaanku kepada dunia. Akan tetapi, yang membuatku menangis adalah kesedihanku karena aku tidak bisa lagi berpuasa dan shalat malam.” (‘Amir bin ‘Abdi Qais)

———————————————————————

3] “Setiap saudara, teman dan sahabat yang tidak bisa memberikan nilai tambah kebaikan dalam urusan agamamu, maka putuskanlah persahabatan Anda dengannya.” (Malik bin Dinar)

———————————————————————

4] “Khaitsamah biasa datang ke mesjid dengan membawa beberapa kantong kain (berisi uang) lalu duduk bersama teman-temannya. Apabila ia melihat salah seorang diantara mereka memakai baju atau jubah yang robek (atau berlubang), lalu orang itu bangkit dan keluar dari (pintu) mesjid, maka Khaitsamah segera mengejarnya dari pintu mesjid yang lain untuk menemuinya dan mengatakan, “Ambillah kantong kain (yang berisi uang) ini dan gunakanlah untuk membeli jubah atau baju!.” (al-A’masy)

———————————————————————

5] “Ciri-ciri kemenangan seorang hamba adalah, jika ilmunya bertambah, bertambah pula kerendahan hatinya. Jika amal sholehnya bertambah, bertambah pula rasa takut dan kehati-hatiannya. Jika hartanya bertambah, bertambah pula kedermawanannya. Jika kedudukannya bertambah, bertambah pula kedekatannya dengan manusia. Semain usianya bertambah, semakin berkurang pula ambisi-ambisi keduniawiannya.” (Ibnul Qayyim al-Jauziyyah)

———————————————————————

6] “Ada dua perkara yang jika anda amalkan, anda akan mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat, yaitu menerima sesuatu yang tidak anda sukai, jika sesuatu itu disukai oleh Allah. Dan membenci sesuatu yang anda sukai, jika sesuatu itu dibenci oleh Allah.” (Abu Hazim)

———————————————————————

7] “Seorang mukmin yang hidup di dunia ini bagaikan seorang tawanan yang sedang berusaha membebaskan dirinya dari penawanan, dan ia tidak akan merasa aman, kecuali jika ia telah berjumpa dengan Allah subhanahu wa ta’ala.” (al-Hasan al-Bashri)

———————————————————————

8] “Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya. Barangsiapa yang banyak salahnya, maka sedikitlah rasa malunya. Barangsiapa yang sedikit rasa malunya, maka sedikit pula sikap waro`nya. Barangsiapa yang sedikit sikap waro`nya, maka matilah hatinya.” (Umar bin Khothob)

———————————————————————

9] “Jika pintu kebaikan dibukakan untuk Anda, maka bergegaslah menuju ke sana. Karena Anda tidak tahu kapan pintu itu akan ditutup.” (Kholid bin Ma’dan)

———————————————————————

10] “Hendaknya setiap Mukmin memiliki 3 perkara dari dirinya : Pertama : Apabila engkau tidak bisa memberikan kepadanya sebuah manfaat, maka jangan berikian kepadanya mudhorot. Kedua : Apabila engkau tidak mampu menjadikan ia gembira, maka jangan jadikan ia bersedih. Ketiga : Apabila engkau tidak mampu memujinya, maka janganlah engkau mencelanya.” (Yahya bin Mu’adz)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: