Qoul=5

1] “Orang yang berusaha mengetahui Robb-nya sehingga ia menyimpulkan keberadaannya yang berujung pada pikirannya, maka ia termasuk Musyabbihah. Jika berkeyakinan pada ketiadaannya ia termasuk mu’athil. Dan jika yakin akan keberadaannya serta mengakui ketidakmampuannya untuk mengetahuinya maka dia ahli tauhid.” (Imam asy-Syafi’i)

——————————————————-

2] “Sesunguhnya saya adalah seorang manusia yang kadang-kadang benar dan salah. Maka perhatikanlah pada pendapatku; apa yang sesuai dengan Al-Qur;an dan As-Sunnah maka ambillah, dan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan keduanya maka tinggalkanlah.” (Imam Malik)__Diambil dari kitab Al-Wajiz fil ‘Aqidah, Abdul Hamid Al-Atsari

——————————————————-

3] “Wahai manusia, raihlah ilmu sebelum ilmu itu diangkat! Ingatlah bahwa diangkatnya ilmu itu dengan wafatnya ahli ilmu. Hati-hatilah kamu terhadap bid’ah, perbuatan bid’ah tanathu’ (melampaui batas). Berpegang teguhlah pada urusan kamu yang terdahulu (berpegang teguhlah pada urusan kamu yang terdahulu (Al-Qur’an dan As-Sunnah). (Mu’adz bin Jabal)__Diambil dari kitab Al-Wajiz fil ‘Aqidah, Abdul Hamid Al-Atsari

——————————————————-

4] “Tidak ada suatu bid’ah yang dilakukan melainkan bid’ah tersebut semakin bertambah banyak. Dan tidak ada suatu sunnah yang dicabut melainkan sunnah tersebut bertambah jauh. (Abdullah bin Amru bin al-‘Ash)__Diambil dari kitab Al-Wajiz fil ‘Aqidah, Abdul Hamid Al-Atsari

——————————————————-

5] “Sesungguhnya saya mengetahui bahwa engkau adalah sebuah batu yang tidak dapat memberi manfa’at. Seandainya saya tidak melihat Rasulullah Saw tidak menciummu pasti saya tidak akan menciummu.” (Umar bin al-Khathob)__Diambil dari kitab Al-Wajiz fil ‘Aqidah, Abdul Hamid Al-Atsari

——————————————————-

6] “Apabila Allah menghendaki kejelekan pada suatu kaum, maka Allah akan menimpakan kepada mereka perselisihan dan sedikitnya pekerjaan.  Wahai anaku terkadang engkau menyesal karena tidak berbicara dan aku tidak pernah menyesal kerena diam.” (Luqman al-Hakim)

——————————————————-

7] “Ada lima hal yang terdapat dalam lima perkara; Hujjah dalam Al Qur’an, kemuliaan di dalam Qana’ah, kehinaan di dalam maksiat, karunia pada shalat malam dan kekayaan terdapat dalam meninggalkan kerakusan.” (Sebagian ulama`)

——————————————————-

8] “Rizki terbagi menjadi dua; Rizki yang engkau cari dan rizki yang mencarimu.” (Ali bin Abi Thalib)

——————————————————-

9] “Awal sebuah ilmu adalah diam, kedua cermatnya pendengaran, ketiga kuatnya hafalan, keempat mumpuninya sebuah ilmu dan kelima menyebar dan berkembanganya ilmu.” (al-A’shami)

——————————————————-

10] “Tiga hal yang apabila ada pada diri seorang mengindikasikan atas kelemahan; Cepatnya  memberikan jawaban, panjang angan-angan dan tenggelam dalam canda dan tawa.” (Yazid bin Mu’awiyah)

=========================================================

By. Nurwalad

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: